Tuesday, 25 December 2012

Novel Quotes.

Autumn in Paris - Ilana Tan.

∞ "Apakah ada yang tahu bagaimana" rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? Aku tahu." - Tatsuya Fujisawa.

∞ "Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu." - Tatsuya Fujisawa.

∞ "Aku tidak apa-apa. Tidak akan terjadi apa-apa. Semuanya akan baik-baik saja." - Tatsuya Fujisawa.

∞ "Terima kasih atas semua yang sudah kau lakukan untukku. Aku selalu senang bersamamu. Kau membuat segalanya menyenangkan. Saat-saat bersamamu adalah saat-saat paling membahagiakan. Aku selalu mengira saat itu bisa bertahan selamanya." - Tara Dupont.

∞ "Jangan marah padaku kalau aku menangis sekarang. Biarkan aku menangis, hari ini saja. Dengarkan aku, tidak perlu mengkhawatirkan aku. Aku akan baik-baik saja. Mungkin butuh waktu, tapi aku akan baik-baik saja. Kau boleh lihat sendiri nanti. Aku janji." - Tara Dupont.

∞ Ia tidak bisa merasakan apa-apa. Kecuali rasa sakit di hatinya. Ia bisa merasakan yang satu itu. Sakit sekali...

∞ Ia masih tidak tahu apa yang harus dilakukannya, masih belum bisa menerima kenyataan, masih berharap semua ini mimpi buruk dan Ia akan segera terbangun.

∞ "Aku tidak pernah menyesal mengenalmu. Percayalah padaku." - Tatsuya Fujisawa.

∞ "Hidup ini sungguh aneh, juga tidak adil. Suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit, kali lainnya hidup mengempaskanmu begitu keras ke bumi. Ketika aku menyadari dialah satu-satunya yang paling ku butuhkan dalam hidup ini, kenyataan berteriak di telingaku dia juga satu-satunya orang yang tidak boleh ku dapatkan. Kata-kataku mungkin terdengar tidak masuk akal, tetapi percayalah, aku rela melepaskan apa saja, melakukan apa saja, asal bisa bersamanya. Tetapi apakah manusia bisa mengubah kenyataan?" - Tatsuya Fujisawa.

Till We Meet Again - Yoana Dianika.

∞ "Ya, cinta adalah satu-satunya hal paling absurd di dunia ini. Cinta... seperti hantu. Muncul tiba-tiba... lenyap juga tiba-tiba..." - Dupont.

∞ "Cinta tumbuh karena berawal dari rasa tertarik. Ada kalanya cinta tumbuh karena rasa penasaran. Yang lebih parah, ada rasa cinta yang tumbuh karena rasa benci. Namun, ada kalanya cinta tumbuh karena rasa malu..." - Dupont.

∞ "Aku bisa mengatasinya. Semua hanya butuh proses." - Chris.

∞ "Kenapa dia selalu terlambat dan salah langkah?" - Elena.

∞ Dia selalu menunggu saat yang tepat untuk mengutarakan perasaan dan paling percaya dengan teori 'cinta itu membutuhkan waktu'. Namun fakta membuatnya terbeliak, cinta tidak butuh waktu. Cinta hanya butuh keberanian karena di dalam cinta selalu terdapat hal-hal yang melampaui batas akal sehat.

∞ Tidak ada yang bisa disalahkan dalam persaingan cinta. Karena cinta akan memilih siapapun untuk tempat berlabuh walaupun itu menyisakan sebuah rasa sakit yang teramat sangat bagi orang lain yang ditinggalkan.

∞ "Baby... cinta butuh waktu. Cinta bukan sesuatu yang bisa diungkapkan dengan tergesa-gesa." - Dupont.

∞ "Jangan katakan selamat tinggal jika kita masih bisa bertemu lagi." - Chris.

∞ "Tidak ada yang bisa menyalahkan perasaan. Cinta memang seperti itu. Kita mencintai seseorang tanpa alasan. Don't ever lose your heart to someone who doesn't deserve it." - Dupont.

∞ "Bagiku, hidup itu berwarna. Banyak hal yang harus diabadikan dari sesuatu yang berwarna itu. Agar tidak hanya menjadi memori, tapi juga menjadi sesuatu yang bisa dilihat... yaitu foto ini." - Chris.

∞ "Kita pasti bisa! Stop being afraid of what could go wrong and think of what could go right." - Chris.

∞ "Ini bukan mimpi indah yang akan hilang begitu saja ketika dia terbangun nanti. I wish dreams were wishes, and wishes came true, because in my dreams I'm always with you..." - Elena.

∞ "Semuanya pasti akan terasa berat, tetapi begitulah seharusnya hidup. Hidup seperti dua partikel atom yang saling tarik-menarik dan tolak-menolak. Tidak selamanya bahagia, tetapi juga tidak selamanya penuh kesedihan." - Chris. 

Rain Over Me - Arini Putri.

∞ "Sesuatu yang tidak diperdengarkan padamu, mungkin seharusnya memang tidak kau dengar." - Kim Hyu Bin.

∞ "Kita memang berhak tahu segalanya, tapi tidak semua kenyataan yang kita ketahui itu bagus untuk diketahui." - Kim Hyu Bin.

∞ "Aku mulai melupakannya. Entah bisa atau tidak, tampaknya aku harus mulai belajar." - Yoon Jeon-seuk.

∞ "Biasa pada rasa sakit bukan hal yang bagus. Itu tandanya kau sering merasakannya." - Yoon Jeon-seuk.

∞ "Pergi meninggalkan masalah bukan tindakan yang bijaksana. Itu pilihan pengecut, sayang. Kamu harus bertahan, menjalani pilihan kamu, menyelesaikan masalahmu. Apapun itu, seberat apapun itu. Masalah selalu punya jalan keluar. Tugas kamu menemukan jalan keluar itu." - Mama Yuna.

∞ Ini cinta yang sulit. Kau dan aku ditakdirkan tak saling memiliki. Aku tak bisa mencintaimu seperti yang aku mau...

∞ Namun, ketika dia hadir dalam hidupmu – diantara kita – akupun sadar kebahagiaanku pelan-pelan akan memudar.

∞ Ia bisa memberimu cinta dan perhatian. Menggenggam tanganmu hingga akhirnya kau terlelap di sisinya. Dia melakukan semua yang ingin aku berikan kepadamu...

∞ Aku belajar berbahagia untukmu. Dia yang paling tepat. Aku tahu itu tapi... bagaimana denganku? Bagaimana caraku bahagia tanpa dirimu?

Still... - Esti Kinasih.

∞ Cinta sejati adalah keikhlasan untuk membiarkan orang yang dicintai bahagia. Meskipun bersama orang lain. Meskipun diri sendiri harus hancur.

∞ "Jangan buang-buang tenaga untuk hal yang udah jelas ngga ada gunanya." - Bima.

∞ Perang melawan patah hati adalah perang yang tidak dapat dimenangkan. Tidak dalam waktu dekat.

∞ "Nggak akan ada yang bisa nahan kalo emang dia bener-bener mau pergi. Biarin aja. Biar dia pergi." - Bima.

∞ Ada saatnya kita tidak bisa menahan air mata. Karenanya, biarkan saja dia mengalir. Tidak perlu diredam. Tidak usah disangkal.

∞ Menangis bukanlah cengeng. Menangis meredakan sakit, meskipun tidak mengubah keadaan. Meskipun sama sekali tidak menebus kesalahan.

∞ Disebut apa keadaan ini? Saat seluruh keberanian benar-benar menguap. Hingga hal-hal paling kecil dan remeh pun terasa membahagiakan dan disyukuri.

Selamanya Cinta - Kireina Enno.

∞ Bahagia itu sederhana -duduk diam bersamamu saja telah membuatku bahagia.

∞ Namun, jika cinta membuat kita luka dan membuatku kehilanganmu, aku memilih menyimpan cintaku di relung hati paling jauh. Dan, luka, biarkan ia pun tersimpan di hati. Dengan begitu, kau akan tetap di sisiku, bukan? 

∞ Kau tetap menjelma kehilangan dalam kisah kita. Entah bagaimana, aku pun kehilangan bahagia...

∞ I thought you were gone forever, I thought you'd walked away from everything, because I failed, because I destroyed the only thing that ever mattered to me. I waited for you to come, but you didn't.

∞ Sometimes love means letting go when you want to hold on tighter.

∞ Death ends a life, not a relationship.

Sunday, 28 October 2012

Oct 28th, 2012.


Hi guys...its been a year loh! Penggalauan sekali tau nggak hari ini, nginget gimana tersiksanya aku selama seharian itu. Dari baru bangun, nangis, ke sekolah, ke rumah sakit, ke kamar mayat, ke rumah Ogik, terus balik kerumah dan nangis berjam-jam, ke tkp bawain kalian bunga, terus packing buat study tour sambil nangis-nangis, berasa anak tiri yang diusir ibunya dari rumah.

28 oktober 2012..
Gik, Vin..
Kalian gimana disanaa? Kita disini semua baik-baik aja.. Kita semua kangen sama kalian berdua. Kalian gimana? Udah gak pernah lagi ya kalian main ke mimpiku.

Gimana Surga? Pasti indah banget ya, sampe kalian gak balik-balik lagi..

Semuanya udah berubah, Gik, Vin. Semuanya udah nggak kayak dulu lagi. 9d udah mencar. Ada yang ke smansa, trisma, foursma, sisma, smapan.. kalian sekolah dimana sekarang? :')



mawar setahun lalu yang aku bawa ke TKP..
Jam 06:37. Setahun yang lalu jam segini aku baru bangun dan kaget ngeliat recent updates penuh "RIP Kelvin & Ogik". Sekarang statusnya pada "It's been a year, rest in peace kelvin ogik" :') see? kita semua masih peduli sama kalian..

Barusan aku ke renon vin gik bawain kalian bunga. Ternyata sebelum kita dateng udah ada yang bawain bunga sama makanan minuman..

Setahun yang lalu jam segitu aku juga bawain bunga kesana. Tapi waktu itu lebih banyak bunganya.


Kesel yaaa, setiap mau ngajakin kesana pasti pada bilang gini "ngapain kesana? ada siapa emangnya disana? mereka kan udah nggak disana lagi. percuma toh"

Ya Tuhan, tau kok aku disana udah nggak ada mereka lagi. Tapi salah ya kita kesana buat naruh bunga? Buat sekedar ngenang gitu, salah ya? Ini aku nya yang terlalu baik atau mereka nya yang udah nggak peduli ya. Gatau deh yaa..


sebanyak ini yang peduli sama kalian waktu itu ..
Vin, Gik. Jam 10 nih. Tahun lalu aku jam segini baru packing buat study tournya. Berasa anak tiri yang lagi dijahatin sama mamanya terus diusir dari rumah deh. Masukin baju ke koper sambil nangis gitu. Nyesek. Setelah itu nggak bisa tidur. Niatnya batalin ikut study tour tapi kasian duitnya. Yaudah deh tetep ikut study tour. Akhirnya? Bener-bener nggak nyesel ikut study tour. Dari sana ngerasain kebersamaan yang sebenernya itu kaya gimana. Satu nangis, semua nangis. Saling ngibur walaupun sama-sama kehilangan.

Tadi pagi aku kebangun loh Gik, Vin. sekitar jam 2an. Hari ini tanggal 29, setahun yang lalu study tour. Tahun lalu aku juga bangun jam 2 padahal aku baru tidur sekitar jam 12an gara-gara kepikiran kalian. Langsung mandi terus siap-siap berangkat ke sekolah. Sekitar jam 03:40 gitu aku berangkat ke sekolah. Sampe airport, kita dikasi boarding pass dan ternyata...flight pertama itu boarding jam 05:40. PAS SEKALI. Kelvin absen 05 terus Ogik absen 40. Sampe di pesawat dibagiin koran....halaman pertamanya tuh yang ini:



Nyesek yaa...kayak udah direncanain gitu semuanya sama Tuhan. Selama study tour banyakan nangis akunya. Mata sipit deh gara-gara nangis mulu. Terus jeneng poyok juga -_- bener-bener deh 27 sampe 4 november 2011 itu masa-masa paling gak terlupakan.

Gik, Vin, yang aku minta sekarang cuma supaya kalian makin tenang disana. Jangan pikirin kita disini yang masih sering nangis karena keinget kalian. Nanti kalo udah waktunya, kita kumpul lagi kok. Kita bareng lagi disana.. See you there :)

Thursday, 25 October 2012

hello,october!


HELLOOOO, OCTOBER!

Nggak terasa yah udah bulan oktober aja. Oktober tahun lalu itu oktober paling berkesan.. Masih inget banget gimana waktu tanggal 2 aku sama Kelvin jadian. Terus putus tanggal 17 oktober. Terus menghitung hari nunggu SpensaFestival II sama study tour. Terus tau-tau abis SpensaFest kita malah berduka.

Nggak tau harus mulai postnya darimana. Tapi jujur baru sampe sini aja aku udah nangis :| Kalian tau Gik, Vin? Banyak temen-temen baruku yang bilang kelas kita kompak sama seru banget. Dan aku yakin banget, kalo aja kalian ada, kelas 9d pasti makin seru..

Oh iyaaa apa kabar kalian disana Gik, Vin? Gimana disana? Udah lama banget kalian gak dateng ke mimpiku. Main lagi dong ke mimpiku, aku kangen..aku pingin ngobrol.. Udah mau setahun gini lo kita ga ketemu..

3 hari lagi tanggal 28 oktober. Rencananya aku pingin ke rumah kalian main-main, ngobrol sama papa-mama kalian, terus ke TKP. Tapi sayang banget tanggal 28 aku ada lomba-lomba disekolah:( dan temen-temen yang lain denger-denger sih lagi mau pelantikan ekstra, terus ada yang sekolahnya lagi ulang tahun, jadi dipending dulu deh ya main kerumah kaliannya.. Tapi janji! Pulang dari sekolah aku langsung ke TKP bawa bunga :') sudah lama aku gak bawain kalian bunga. Kapan ya terakhir? Waktu 6 bulan itu kali yaa.. Udah lama banget -__-

Gik! Vin! Boleh aku nangis? Kalian ngangenin sekali yaaaaa. Mana suara tak tak tak nyaa? Mana perang sapu nyaaa? Mana perang jauh-jauhan ludahnyaaaa? Mana lagi kerjasama pas ulangannyaaaa? Mana semua manaaa? :( Kangen sekali lo jadi bahan keusilan kalian berdua, tiap lewat selalu ada bunyi tak tak tak, terus aku pasti langsung teriak-teriak ngedumel sambil mati-matian usaha biar ga kena ludah. Waaaa nggak kerasa itu semua kejadian setahun yang lalu. Cepet sekali waktu jalan ya. Kalian gimana? Kangen nggak sama aku? Kangen nggak sama kelas? Kangen nggak sama temen-temen 9d? :')

YaTuhan kalo boleh aku pingin sekali balik ke SMP. Udah nyaman banget sama temen-temen SMP, terus sekarang harus pisah terus nemu orang-orang baru. SMA nggak seenak yang aku bayangin dulu. Atau mungkin emang belum ngerasain enaknya aja kali ya. Tapi tetep masa-masa SMP itu masa-masa paling indah deh.

Oke, minggu ini aku bener-bener disibukin banget sama latihan-latihan menjelang bulan bahasa -___- padahal niatnya bikin foto mengenang setahun kecelakaannya itu. Yah semoga sempet deh...

I Putu Bagus Budiartawan Jaya (5)

I don't know what should I post on my blog so I decided to made this. Maaf jelek, aku ngga berbakat di bidang buat cerita ginian (walaupun aku emang seneng buat cerita sih). Enjoy reading!

Hari ini tepat satu minggu setelah kepergianku. Ya, aku pergi dan tak kembali. Aku telah meninggalkan mereka untuk selamanya. Sedih memang, harus meninggalkan semua orang yang aku sayangi. Tapi inilah hidup, ini sudah takdirku. Tuhan menginginkanku untuk kembali kehadapan-Nya di umurku yang masih terbilang muda ini.

Disinilah aku, di sebuah ruangan yang dulu penuh dengan tawa. Sekarang ruangan ini benar-benar berbeda. Mereka semua berkumpul disini, melakukan aktivitas seperti biasa. Mereka saling bercanda, tertawa dan bernyanyi bersama, namun aku tau bahwa sebenarnya mereka mencoba menutupi kesedihan mereka.

Aku tau mereka sedih. Aku tau mereka kehilangan sosok yang selalu membuat mereka tertawa. Aku tau seberapa sakitnya kehilangan orang yang kita sayang, karena bukan hanya mereka yang kehilangan aku, aku juga kehilangan mereka.

Hari ini, aku duduk di bangku ku yang berada di barisan belakang. Dia berjalan ke arahku, lalu memberikanku sekotak susu coklat. Susu coklat adalah minuman kesukaanku. Dulu, sewaktu aku masih hidup, sewaktu aku masih menjadi bagian dari tawa mereka, aku selalu memintanya untuk membelikanku minuman kesukaanku itu. Tapi hari ini, tanpa diminta, dia datang membawakanku minuman itu. Aku tersenyum padanya, walaupun aku tau Ia tidak dapat melihatnya.

Dia, seorang perempuan berambut panjang, bertubuh kurus dan tidak terlalu tinggi. Aku tau dialah yang paling sedih dikelas ini saat aku pergi. Dialah yang paling kehilangan aku. Wajar saja, dia adalah mantan pacarku. Aku suka senyumnya. Tapi belakangan ini, hanya kesedihan yang terlihat. Dia tampak murung dan seringkali pikirannya kosong. Aku tau, aku lah penyebabnya. Aku sangat berharap bisa membuatnya tersenyum lagi, tapi aku tau aku tidak bisa. Dia tidak bisa melihatku. Kalau saja dia bisa melihatku, mungkin dia tidak akan sesedih ini.

Aku bangga dengan mereka. Mereka semua pasti sedih, tapi mereka sama-sama saling menghibur. Aku sayang mereka semua, sama seperti sayang mereka kepadaku. Mereka yang selalu menaruh bunga diatas mejaku, mereka yang selalu melampiaskan kerinduannya dengan menuliskan surat kepadaku lalu menaruhnya di kolong mejaku, mereka yang selalu menyanyikan lagu yang mengingatkan tentangku. Mereka benar-benar tidak tergantikan.

Aku sering mendengar teman-temanku mengatakan bahwa mereka ingin melihatku bermain gitar lagi. Saat itu, perempuan yang aku sayang itu sedang menonton video di ponselnya. Itu videoku saat tes bahasa inggris kemarin. Aku mengiringi temanku bernyanyi Hey Soul Sister. Aku melihat matanya berkaca-kaca, tapi segera dihapusnya. Aku tau, dia hanya tidak ingin aku ikut sedih dengan melihatnya menangis.
           
“Aku kangen…Kangen liat dia main gitar..” katanya lirih.
Teman sebangkunya hanya bisa menepuk-nepuk pundaknya, karena aku tau pasti dia juga merasakan kerinduan yang mendalam padaku.

Beberapa hari kemudian, aku melihatnya menangis. Sedih rasanya. Aku benci melihat mereka menangis karenaku. Teman-teman yang lain mengelilinginya, berusaha menghiburnya agar perempuan itu tidak menangis lagi. Namun, air matanya tetap menetes membasahi pipinya.  Aku berharap dia tau bahwa aku juga sangat merindukannya. Aku ingin dia tau bahwa aku masih ingin bercanda dengannya, masih ingin mengobrol dengannya, dan tentunya aku juga masih ingin bertemu dengannya.

Hari itu, aku berdiri didepan kelas. Tidak ada yang bisa melihatku. Tapi aku yakin mereka tau akan keberadaanku saat aku di dekat mereka. Perempuan itu keluar kelas, berdiri tepat disampingku.

“Biasanya, dia diem disini sambil nyengir, ngeliatin kita semua bercanda..” kata perempuan itu sembari mengenangku.

“Udahlah, dia masih ada disini kok, dia ada disampingmu. Jangan sedih lagi dong..” temanku yang tinggi dan berkacamata menghiburnya.

Ya, aku ada disampingmu saat itu, dan aku harap kamu tau.

Sekali lagi, aku bangga dengan persahabatan mereka. Disaat satu orang sedih, yang lain menghiburnya walaupun mereka sebenarnya merasakan hal yang sama. Itulah gunanya sahabat, selalu ada disaat sahabatnya membutuhkannya, selalu mendukung sahabatnya disaat sahabatnya sedang terpuruk.

Hari demi hari berlalu, aku senang bisa melihat mereka tersenyum. Itulah yang aku inginkan, tidak ada air mata. Aku memang pergi meninggalkan mereka ke dunia yang berbeda, tapi suatu saat nanti kita pasti akan bertemu lagi. Semuanya hanya masalah waktu.

Aku rasa mereka sudah semakin ikhlas akan kepergianku.  Aku senang, mereka selalu menyertakanku dalam setiap kegiatan yang mereka lakukan. Futsal, jalan-jalan, nonton bareng, mereka selalu mengajakku ikut pergi dengan mereka. Aku sangat sayang mereka. Mereka adalah sahabat yang benar-benar menyayangiku. Persahabatan kita tidak akan berhenti sampai disini. 

Mereka selalu mengatakan “Dia masih ada, dia hidup dihati kita selamanya”.

Aku tersenyum saat mendengarnya, “Kalian juga akan selalu hidup dihatiku selamanya” kataku, meski aku tau mereka tidak bisa mendengarnya.

Disinilah arti persahabatan yang sesungguhnya, bersama-sama menghadapi kesedihan dan mencoba membuat tawa sebagai obat dari semua kesedihan ini.  Bagiku, mereka bukan sekedar teman sekelas, mereka lebih dari itu. Memiliki mereka seperti memiliki harta yang paling berharga, dan tidak banyak orang yang memilikinya di dunia ini.  Mereka hanya satu, dan selamanya mereka ada disini, dihatiku.

Terima kasih teman-teman, atas semua yang telah kalian berikan. Kalian harus tau, aku masih bagian dari tawa kalian, aku selalu hadir diantara kalian meskipun kalian tidak melihatku. Kapanpun kalian merindukan aku, ingatlah bahwa aku selalu ada dihati kalian. Kapanpun kalian merasa ingin menangis, tersenyumlah, dan ingatlah aku selalu sayang kalian.

Ya, inilah waktunya. Mereka sudah ikhlas akan kepergianku. Setelah itu aku akan pergi bersama angin dalam kedamaian. Menuju ke suatu tempat, dimana pada akhirnya kita semua akan bertemu kembali…


***

Sunday, 17 June 2012

Forever Young Music Video

11 Juni 2012, Nusa Dua, Bali.


Forever Young (music video) by Yunindita Prasidya - @ditanyil
Featuring: 
Ruzhira Ayu Risma - @ruzhiraayurisma
Deswitha Saraswati - @deswithadee
Devina Bertha - @pakcul
Location: Nusa Dua, Bali.

yunindita prasidya on youtube: http://www.youtube.com/user/ditanyil23
thank you 

Saturday, 5 May 2012

pagelaran IX D


3 Maret 2012, Pagelaran IX D & IX E.


1. Tari Merak Angelo (9d)
{ Yunita, Fajar, Gita, Mita }




2. Akustik (9d)
{ Gung Dwi, Gung Ade, Ady, Ode, Deandra }


3. Tari Kolaborasi (9d)
{ Devi, Putri, Lia, Rahayu, Jessica, Zefira }



4. Padus (9d)


5. K-Pop & HipHop Dance (9d)
{ Risma, Icha, Ade, Devina, Dita, Fajar, Deandra }


(K-Pop)


( HipHop )


 ( K-Pop & HipHop )

6. Kecak (9d)






7. Video Kelas 9d - Playback the Memories


Big thanks to Yunindita Prasidya
Video nya baguuuuuusssss. Banget!!








Makasih semua yang udah nonton pagelaran 9D-9E 2011/2012,
Makasih Tuhan, pagelarannya lancar..
Makasih Kelvin&Augi bantuannya dari atas! 

Happy Birthday Kelvin! ♥

7 Januari 2012, happy birthday I Putu Bagus Budiartawan Jaya! 
Seandainya kamu masih ada, sekarang umurmu udah 14 tahun :'D

I bought you a cake lho vin. Kita rayain ulang tahunmu bareng-bareng dikelas.
Happy birthday,Jebing..semoga makin tenang disana, Vin. Kita semua selalu doa'in kamu sama Augi, kita semua selalu sayang sama kalian. Take care♥